Budaya some people

BUDAYA MASYARAKAT KOTA AMBON

======Banyak sekali budaya yang ada di masyarakat Ambon, dan yang akan saya paparkan disini adalah garis-garis besarnya saja. adat istiadat Ambon sangatlah menarik bagi saya, mulai dari caranya berbicara, rumah, makanan, pakaian, dan terutama caranya bertatakrama dan berkomunikasi dengan sesama sukunya sendiri. Pada umumnya Ambon itu terletak di dekat Sulawesi Utara di sebuah pulau dekat yangstrategis untuk perikanan . Mata pencaharian masyarakat kota ambon pada umumnya menjadi Nelayan, karena dikota ambon terkenal dengan lumbung ikannya yang berlimpah, jadi tidak heran jika para bapak-bapak yang rumahnya berdekatan dengan daerah pantai lebih memilih untuk menjadi seorang nelayan sebagai mata pencaharian utama mereka.

=====yang unik dari kota ambon adalah, terdapat salah satu sekolah di kota ambon yaitu sekolah saya sendiri SMA NEGERI 3 AMBON, yang letaknya di desa RUMAH TIGA,  kenapa saya bilang unik, alasannya karena di sekolah saya terdapat dua jalur jika mau menuju ke sekolah, bagi teman-teman saya yang tinggal di desa WAIHERU mereka biasanya memakai angkutan darat karena jalannya terhubung langsung dengan sekolah saya, akan tetapi bagi teman-teman saya yang tingggalnya di desa seberang seperti desa GALALA, GALUNGGUNG dan lain-lain lebih memilih untuk menaiki perahu, karena jalur untuk kesekolah terpisahkan dengan teluk, dan teluk itu bernama teluk AMBON BAGUALA.  oleh sebab itu  mereka memilih menggunakan perahu, dan karena keunikan itulah sehingga sekolah saya dijuluki dengan SMA PERAHU. berikut saya tunjukan beberapa gambarnya.


selain menggunakan perahu layar, terdapat juga salah satu jalur yaitu dengan menaiki Very dengan tujuan GALALA-POKA, tiketnya cuma Rp.1500, akan tetepi anak-anak sekolah lebih memilih menaiki perahu karena lebih murah, kita hanya membayar Rp. 1000 per orang, selain karena harganya yang murah, kita bisa lebih menikmati langsung pemandangan  indah di teluk tersebut.

===================inilah gambar tempat terminal Very jurusan GALALA-POKA.

Selain hal-hal menarik yang saya ceritakan di atas, banyak juga hal-hal buruk yang menimpa saya dan teman-teman waktu sekolah dulu, salah satunya saya dan beberapa teman saya waktu itu hendak ke sekolah, dan hari itu adalah hari senin pas dimulainya tes semester pertama, sebelum memutuskan untuk naik perahu saya sudah mengusulkan kepada teman saya alangkah lebih baik jika kita naik Very saja, karena cuaca hari itu kurang baik, akan tetpi teman saya tetap ngotot mau naik perahu, dan saya pun mengikuti keinginannya, kita pun segera naik perahu layar, pagi itu cuacanya memang kurang baik, ombak di pagi itu sangat besar beserta angin dan kabut yang tebal sehingga desa seberangpun tertutup oleh kabut dan kami tidak bisa melihat pemandangan apa-apa di desa seberang.

setelah sampai di pertengahan jalan, perahu yang kami tumpangi di terpa angin kencang dan ombak yang besar, sehingga perahu kami terbalik dan kami semua yang ada di perahu tersebut basah kuyup dengan seragam sekolah yang sedang dikenakan, terlintas di pikiran saya untuk balik kerumah tapi tanggung, karena sudah dekat dengan sekolah dan hari itu ada tes semester, jadi saya tetap melanjutkan niat saya ke sekolah, dan setibanya di sekolah saya dan teman-teman menceritakan kejadian yang kita alami tadi pagi, dan kami pun diberi ijin untuk pulang kerumah oleh guru-guru kami yang baik hati…hhheee
itulah sekilas cerita dari pengalaman saya tentang “SMA PERAHU” = SMA NEGERI 3 AMBON

Pantai pada gambar di atas merupakan pantai desa rumah tiga , dimana terdapat banyak perahu sebagai transportasi saya dan teman-teman menuju ke desa seberang menuju ke sekolah. juga para mahasiswa/wi UNPATI.

Makanan Tradisonal

=====Makanan tradisioanal Ambon merupakan sagu dan ikan, suku Ambon memiliki beberapa tarian tradisioal yang cukup terkenal melainkan, tarian saureka-reka,  tarian cakalele yang merupakan tarian perang yang dilakukan dengan tombak, dan tarian bambu gila. Mereka juga memiliki alat musik tradisional yang unik seperti tifa (sejenis gendang) dan tifa ini pun mempunyai jenis yang berbeda-beda contohnya, tifa jekir, tifa dasar, tifa potong dan tifa bas. Mereka mempunyai adat untuk hal seperti perkawinan dan keturunan pula, aliran marga orang Ambon di pegang oleh ayahnya, misalnya ibu ani menikah dengan bapak anto, maka marga mereka adalah nama belakang bapak anto.  Orang Ambon juga mempunyai sifat untuk berbicara dengan keras, kadang kala masalah kecil pun bisa menarik emosi orang Ambon untuk bertengkar dengan orang lain, contohnya bila supir angkot yang berasal dari Ambon ditabrak oleh sepeda motor lalu angkot tersebut mengalami baret atau lecet, maka mungkin terjadi pertengkaran mulut dan kekerasan, mereka juga tidak mengenal waktu jika ingin mengunjungi rumah temannya untuk mengobrol, orang Ambon juga ‘menurutku’ tidak tahu malu karena jika ditawari makanan pasti mereka secara tidak malu- malu akan menjawab apa yang mereka inginkan Menurutku hal yang paling menarik adalah cara mereka berelasi sebagai sahabat yaitu dengan meminum darah persahabatan, jika persahabatan antara dua orang bersuku Ambon sudah bisa dibilang ‘sangat dekat’  mereka akan meminum darah sahabatnya sendiri untuk menunjukan persahabatannya, jadi masing masing orang mengambil darahnya dengan suntikan lalu dia menuangkan darahnya ke gelas lalu mereka masing masing meminumnya dengan ‘ senang hati’ mungkin?

            Jadi konklusi saya walaupun adat istiadat orang bersuku Ambon sangat banyak dan unik tetapi mereka mempunyai ikatan kuat sebagai sesama orang Ambon.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: