Artikel

Disbudpar Akan Kembangkan Pariwisata Ambon

Kepulauan Maluku adalah sebuah Provinsi di Indonesia, yang memiliki potensi kekayaan alam dan cindera mata yang dapat dikembangkan, menjadi suatu pariwisata.Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Ambon akan melakukan survei potensi industri pariwisata di berbagai desa di Ibu Kota Provinsi Maluku itu. “Survei potensi wisata ini dilakukan karena kami merasa kesulitan memenuhi permintaan wisatawan lokal maupun mancanegara tentang industri cinderamata khas Maluku seperti patung maupun replika alat musik,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Ambon, Marthen Keiluhu, di Ambon, Kamis (13/8/2010).

Setiap desa di Ambon memiliki potensi berbeda-beda, namun hanya ada beberapa desa memiliki nilai wisata yang lebih untuk dijual kepada wisatawan.Menurut Keiluhu, ada beberapa Desa di Kota Ambon berpotensi untuk dikembangkan menjadi industri pariwisata seperti Desa Naku Kecamatan Leitimur Selatan, Desa Latuhalat dan Amahusu, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. “Setiap desa di Ambon memiliki potensi berbeda-beda, namun hanya ada beberapa desa yang memiliki nilai wisata yang lebih untuk dijual kepada wisatawan,” katanya.

Keiluhu mengatakan, pihaknya akan melaksanakan program untuk kelompok masyarakat desa yang memiliki produk usaha tersebut, namun kendala di lapangan adalah komitmen masyarakat untuk pengembangan usaha tersebut. “Kendala yang dihadapi saat ini adalah komitmen dan kurangnya respons masyarakat terhadap program ini,” ujarnya.

Ia mengakui, pihaknya telah bekerja sama dengan ILO (International Labour Organization), untuk melakukan survei terhadap potensi desa-desa di Ambon dalam waktu dekat. “Kami akan menyurati seluruh Kepala Desa di Ambon dan meminta mereka untuk mengisi potensi yang bisa menghasilkan uang dari potensi pariwisata yg bisa dikembangkan di wilayah masing-masing,” katanya.

Setelah data tersebut diterima, maka pihaknya akan melakukan survei lanjutan guna mengukur benar tidaknya data potensi yang dimasukkan masing-masing desa, sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, Disbudpar Kota Ambon juga akan bekerja sama dengan pihak hotel untuk mempromosikan dan menjual cinderamata dengan bentuk dan model serta kemasan menarik dan memiliki nilai jual. “Ini merupakan tantangan bagi Pemkot Ambon agar berbagai produk pariwisata yang dikemas dan dijual memiliki nilai komparatif dan mampu bersaing di pasaran, sekaligus berdampak menarik minat kunjungan wisatawan ke Maluku khususnya Kota Ambon,” tambah Keilihu.

kompas.com

Putri Pariwisata Promosikan Maluku

lawan.us, – Putri Pariwisata Indonesia 2009, Andara Rainy Ayudini, dijadwalkan ke Ambon untuk mempromosikan Maluku saat Sail Banda berlangsung, 24 Juli sampai 17 Agustus 2010.Menurut Keiluhu, kehadiran Putri Pariwisata itu merupakan media promosi yang bagus bagi Maluku, khusunya Kota Ambon.“Kedatangan Andara sangat strategis untuk promosi keindahan panorama alam dan budaya serta pariwisata Maluku kepada wisatawan lokal maupun mancanegara yang datang pada saat Sail Banda,” katanya.Ia juga menyatakan, Pemkot Ambon tidak hanya mempromosikan pariwisata Maluku saat ada kegiatan seperti Sail Banda.

Keiluhu menambahkan, Puteri Pariwisata asal Maluku, Vega Artani, akan mendampingi Andara di setiap kegiatan. Tujuannya agar terjalin kerja sama dalam promosi ini.Saat ini, pihaknya sudah mempersiapkan promosi pariwisata Maluku dalam bentuk brosur dan leaflet kepada para peserta Sail Banda.“Kami telah mempersiapkan 300 eksemplar brosur untuk dibagikan kepada para peserta, maupun disebar ke Hotel, Rumah Makan, Bandara maupun ke pesawat untuk diketahui para wisatawan,” kata Keiluhu.

kompas.com

Yuk Ikut Meriahkan Sail Banda 2010
Pesona Maluku Kembali Bersinar

SIAPA bilang Provinsi Maluku yang sempat digoyang konflik masih angker dan tidak aman bagi turis dan investor ? Ya setelah melewati masa-masa sulit dan konflik berkepanjangan, Maluku kembali menggeliat. Bahkan bermodal kekayaan dan Keindahan alamnya yang mempesona, kini provinsi yang berada di kawasan Indonesia timur itu, kernbali bersinar dan mempercantik diri. Salah satu event yang akan segera digelar untuk menarik wisatawan dan investor dari dalam dan lur negeri agar datang ke Maluku adalah Sail Banda 2010.

Sail Banda 2010 merupakan event bertaraf Intenasional yang akan di setenggarakan antara 24 Juli hingga 17 Agustus di Provinsi Maluku. Event itu digelar untuk rnenggambarkan kondisi faktual bahwa pasca kerusuhan, keamanan di Maluku kian kondusif, namun belum mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya secara signiflkan Padahal, potensi kelautan dan perikanannya memiliki prospek yang luar biasa untuk di eksploitasi menjadi nilai ekonomi Oleh karenanya, perlu pencitraan dan upaya konkret yang dapat meyakinkan dunia intenasional bahwa Maluku aman dan memiliki prospek ekonomi untuk investasi. Dengan kata lain, perlu suatu big push dan kepedulian Pemerintah dalam rnerdorong pembangunan Maluku, terutama di setor ekonomi dari potensi kelautan Secara geografis, perairan Maluku berbatasan dengan Australia dan dapat dijadikan pintu gerbang Indonesia timur dalam menangani kerja sama negara-negara kawasan

Indonesia baru saja berhasil menyelenggarakan WOC {Wotid Ocean
Conference) dan CTI (Coral Triangle Initiative) Summit tahun 2009 di Manatio, yang menghasilkan dokumen penting, yaitu Manado Declaration dan pian of Action CTI. Forum itu telah nenunjukkan keberhasilan Indonesia dalam menggalang komitmen politik dunia untuk mengelola laut dan terumbu karang bagi kelestarian dan mengatasi dampak perubahan iklim Sail Bunaken 2009 di Sulawesi Utara terbukti sukses dan menduniakan Sulawesi Utara lihat dari perspektif potensi kelautan dan perikanan, pariwisata dan membuka akses ke Pasifik.
Nah. di harapkan Sail Banda 2010 juga akan menjadi wahana efektif dalam mempromosikan Malukuke dunia luar Hal itu penting untuk meyakinkan ke dunia Iuar bahwa Maluku aman dan damai, menjadikan Maluku sebagai pintu gerbang timur indonesia ke dunia luar,terutama luar negara-negara pasifik timur .Yang tak kalah pentingnya adalah mempromosikan potensi kelautan dan perikanan.Termasuk pariwisata bahari dan menjadikan Maluku sebagai salah satu saling passage dunia.
Dengan tema ‘Small island for Our Future”, event Sail Banda ini mengandung pesan bahwa pulau-pulau kecil menentukan masa depan bangsa baik dilihat dari pemanfaatan potensi maupun penentu kedaulatan NKRI. Tema tersebut akan direfleksikan ke dalam berbagai kegiatan yang dikemas antara lain dalam bentuk seminar dan konferensi pulau-pulau kecil, operasi bhakti di pulau-pulau kecil serta peringatan hari Kemerdekaan RI di pulau terluar.
Konsep event Sail Banda 2010 adalah kolaborasi program yang dibiayai berbagai Kementerian, instansi Pemerintah Pusat dan swasta serta Pemda Provinsi Maluku Pihak swasta dan media bisa bergabung dan bersinergi. Apalagi event akbar itu bisa dijadikan sebagai ajang promosi produk barang dan jasa untuk diperkenalkan kepada masyarakat intenasional yang hadir.
Dalam jangka pendek. Sail banada 2010 memiliki dampak positif langsung bagi ekonomi lokal, peningkatan kualitas hidup masyarakat di pulau-pulau kecil serta interaksi sosial masyarakat lokal dengan masyarakat, intenasional.

Berbagai kegiatan baik yang berskala nasional maupun intenasional, dikemas sesuai tema dan tujuan digelarnya Sail Banda, yaitu pertama. Operasi Bhakti Surya Bhaskara Jaya (Civic Mission) Acara ini berupa bhakti kesehatan , rehabilitasi rumah ibadah penyuluhan penenalan tekixHogi terapan. bantuan sosiai di pulau-pulau kecil dan daerah pesisir Kegiatan im dikoordinir oleh TNI AL bekeija sama dengan 16 Kementerian dan didukung oleh AL negara sahabat antara lain Amerika. Australia

Malaysia Operasi Bhakti ini merupakan terbesar dalam sejarah dan diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Kedua Yacht Race dan Rally Ini merupakan konvoi kapal layar dan kapal pesiar yang akan diberangkatkan dan Darwin. Australia, pada 24 Juli 2010 menuju Banda selanjunya ke Ambon. wakatobi, lalu singgah di 14 Kabupaten Kota selama empat bulan dan meninggalkan Indonesia dari Belitung melanjutkan pelayaran menuju Singapura dan Malaysia.

Saat ini sudan lebih 200 kapal yang berminat dan sekitar 20 negara yang akan datang ke Indonesia. Kapal akan diberangkatkan (flag off) dari Darwin oleh Menteri Kelautan dan Perikanan selaku Ketua Panitia Nasional Sail Banda. Selanjutnya konvoi akan dipecah menjadi dua kelompok, yang satu langsung menuju Banda. Ambon dan seterusnya. Kelompok kedua menuju Kupang, Alor dan seterusnya Kedua kelompok , akan bergabung di Bali. Untuk menarik minat agar sebagian besar mengikuti rute Banda, diadakan race (lomba) berhadiah. Diharapkan 100 kapal layar dan pesiar akan mengikuti Sail Banda
Ketiga. Konferensi Bilateral Indonesia-Australia antara Pemerintah kedua negara dan swasta (private). Konferensi ini merupakan pertemuan komprehensif kedua negara dalam meningkatkan kerja sama kelautan dan perikanan Dalam konferensi bilateral ini. semua pertemuan akan digelar di Ambon dalam rangka Sail Banda dengan sasaran, meningkatkan kerja sama konkret antar Pemerintah kedua negara dengan mengembangkan penanganan akses nelayan tradisional di Kepulauan Ashmore Reef dan Cartier (MOU Box) kerja sama riset yang menguntungkan pengelolaan penkanan kedua negar,penaganan ilegal fishing dengan intensitas patroli terkoordinasi, pengelolaan perikanan tangkap (share stocks shark management) dan lain – lain
keempat. Konferensi Nasional Pesisir dan Pulau-pulau kecil ini merupakan agenda tahunan program Ditjen KP3K dalam rangka pengelolaan pesisir dan pulau-pulau kecil yang dihadiri oleh seluruh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Se Indonesia, para pakar. LSM dan Perguruan Tinggi.
Kelima. Konferensi Internasional on Small Island and Coral Reef Konferensi ini merupakan ajang pertemuan negara-negara kepulauan dan anggota CTI ISUH’SU yang akan diangkat merupakan isu terkini yang memiliki arti strategis bagai negara-negara kepulauan
Keenam. Seminar Intemasional on Sago and Spices Seminar ini untuk mengangkat kembali potensi Provinsi Maluku sebagai daerah penghasil sagu dan rempah-rempah yang dapat dijadikan solusi terhadap kelangkaan pangan di masa datang.
Ketujuh. Lintas remaja Nusantara Ini merupakan pelayaran 1500 remaja perwakilan provinsi di Indonesia dari Sabang sampai Merauke dengan menggunakan kapal TNI Al Pelayaran itu akan diisi berbagai kegiatan Pelayaran remaja dilakukan secara estafet dan berbagai kota di Indonesia dan berakhir di Ambon. Acara lintas remaja bahan ditutup pada 17 Agustus memperingati HUT Kemerdekaan Rl di Pulau Terluar, yatu Pulau Kisar.
Terakhir, event Kebaharian Acara ini digelar dalam berbagai aktivitas kebaharian berskala nasional dan intenasional antara lain turnamen selam dan Kejurnas Layar, penanaman Mangrove, bersih laut, Seminar Selam dan lainnya.
Sail Banda 2010 memiliki tujuan strategis antara lain menegaskan bahwa Maluku aman dan damai, menjadikan Maluku sebagai pintu gerbang Indonesia di Timur, rnempromosikan potensi kelautan dan perikanan (termasuk pariwisata Bahari) ; serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Dalam jangka pendek. Sail Banda 2010 diharapakan akan merehabilitasi fasilitas kesehatan, pendidikan, dan ibadah di pulau – pulau kecil, rehabilitasi medis masyarakat pesisir dan manfaat ekonomi masyarakat serta meningkatnya infrastruktur jalan, listrik, bandara dan pelabuhan.Sedangkan dampak jangka panjang adalah pulihnya perekonomianMaluku dengan peningkatan investasi dan industri kelautan, perikanan, dan pariwisata terbukanya akses hubungan dengan negara tetangga trutama Australia dan terjadinya interaksi sosial, budaya, dan perdagangan meningkatkannya kunjungan wisatawan asing secara signifikan, meningkatkannya kesejahteraan masyarakat serta kualitas hidup.

Sumber : Rakyat Merdeka 24 Maret 2010 Hal : 18

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: